Pakai Fitur Ini, Hasil Keringat Content Creator Gak Bisa Dibajak

Ilustrasi fingerprint.
Sumber :
  • https://informationsecurity.report/

VIVA – Penerapan Blockchain dan fitur Fingerprint Combat sebagai basis teknologi yang tersemat di aplikasi Hyppe berfungsi untuk mencatat data berdasarkan jaringan peer-to-peer yang terdesentralisasi, serta melindungi konten dari pembajakan.

img_title Kreator Konten Indonesia Bidik Panggung Asia Tenggara, Industri Digital Kian Bernilai Ekonomi

Basis kedua teknologi ini membuka peluang besar bagi para pembuat konten atau content creator untuk melindungi karya mereka. Proses pembuatan karya tidaklah mudah bagi seorang content creator, bahkan yang berpengalaman sekali pun. Bermula dari memikirkan konsep hingga melakukan riset yang akhirnya dapat menciptakan suatu bentuk karya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Nasib TikTok Digantung, Content Creator Ajukan Banding

img_title Content Creator, Analis Kriptografi hingga Terapis Spa Masuk Kategori Pekerjaan Resmi di RI

Dengan semakin tingginya kebutuhan materi kreativitas di masyarakat luas, sering terjadi pembajakan konten dari sesama content creator sampai masyarakat umum. Bahkan juga pernah dilakukan oleh beberapa instansi besar, yang notabene mampu membeli karya.

Namun, karena anggapan publik yang menganggap pembajakan adalah hal yang umum di dunia digital, sekaligus didukung dengan kemudahan untuk melakukannya, maka oknum-oknum ini tidak takut untuk mempraktikkan pembajakan tersebut.

img_title Laptop Ini Bisa Sulap Konten 2D Jadi 3D Tanpa Kacamata

"Terlihat betapa pentingnya untuk seorang content creator untuk memiliki proteksi akan karya yang sudah mereka buat," ungkap Chief Strategic Officer PT Hyppe Teknologi Indonesia, Magin M, Rabu, 18 November 2020.

Oleh karena itulah, aplikasi Hyppe menggandeng third party server, yaitu Blockchain dan Fingerprint Combat. Menurutnya, Blockchain memiliki peran sebagai security layer yang berfungsi untuk melindungi setiap konten dari pembajakan yang ada, sehingga memberikan transparansi yang jauh lebih baik, karena sifatnya yang immutable atau tidak bisa diubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tambahan fitur Fingerprint Combat yang melindungi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari sebuah konten digital yang dienkripsi, sehingga tidak dapat dibajak. Selain sebagai aplikasi media sosial, Hyppe memastikan bahwa setiap penggunanya, baik pengguna maupun content creator, dapat menikmati kredit partispasi dari algoritma iklan perusahaan yang diperoleh.

Hyppe juga merupakan sharing economy platform bagi seluruh pihak yang terlibat langsung dalam aplikasi ini. Selain content creator, pengguna aplikasi atau penonton setia konten-konten yang ada, tidak luput dari kesempatan untuk mendapatkan penghasilan juga.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut