8 Tradisi Unik Menyambut Ramadhan di Indonesia: Dari Nyorog Sampai Megibung

Padusan Boyolali
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

VIVA – Ramadhan 1445 H akan segera datang, sebagai negara berpopulasi muslim terbesar di dunia, tak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang antusias untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini,

img_title Mengenang Masa Keemasan Game Konsol, Saat Bermain Bersama di Ruang Tamu Menjadi Tradisi

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini, ada beberapa tradisi unik di Indonesia yang berbeda-beda. Namun, memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya bulan puasa Ramadhan ini. Berikut 8 tradisi unik yang di lansir dari laman Kemenparekraf, pada Kamis, 7 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Nyorog (Jakarta)

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Parsel

Photo :
  • 1001peluangusaha

Nyorog atau memberikan bingkisan makanan kepada keluarga yang lebih tua, merupakan tradisi suku betawi. Tradisi menyambut bulan suci Ramadhan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan menjalin silaturahmi guna mempererat tali persaudaraan.

img_title Dongkrak Transaksi 15 Kali Lipat, Tokopedia-TikTok Shop Ungkap Kesuksesan Ramadhan Ekstra Seru 2026

2. Cucuruk (Jawa Barat)

Bacapres Ganjar Pranowo dan istri ngeliwet bareng warga di Cianjur

Photo :
  • Istimewa

Tradisi ini biasanya diisi dengan berkumpul dan makan bersama keluarga, beralas daun pisang dengan duduk lesehan. Menu yang disajikan mulai dari ikan asin, nasi liwet, serta sambal dan daun lalapan. Menurut kepercayaan sunda, hal ini menjadi momen silaturahmi dan ajakan untuk saling bersyukur atas segala rezeki yang diberikan oleh Tuhan.

3 Padusan (Yogyakarta)

Padusan Boyolali

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Padusan atau dalam bahasa Jawa ‘mandi’ sebagai bentuk tradisi penyucian diri, sekaligus membersihkan jiwa dan raga dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Padusan memiliki makna sebagai momen untuk intropeksi diri atas kesalahan yang pernah dibuat. Sehingga bisa menjalankan ibadah dalam kondisi suci lahir dan batin.

4 Marpangir (Sumatra Utara)

Daun Pandan

Photo :
  • Pixabay/ Sarangib

Tradisi marpangir dilakukan masyarakat Sumatra Utara sebagai bentuk membersihkan diri sebelum masuk bulan Ramadhan. Tradisi ini dengan mandi secara tradisional dengan menggunakan dedaunan atau rempah. Seperti daun pandan, daun limau, jeruk putut, daun pandan, daun serai, bunga mawar, kenanga, akar wangi dan bunga pinang sebagai wewangian.

5. Malamang (Sumatra Barat)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekerja menyelesaikan proses pembakaran makanan berbahan dasar beras ketan atau lemang bambu di kawasan Senen, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Masyarakat lokal melakukan tradisi malamang saat menyambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita. Tradisi ini dilakukan dengan membuat makanan tradisional lemang, yang memiliki tujuan untuk memupuk rasa kebersamaan antar masyarakat Minangkabau.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut