SOROT 405

20 Tahun (R)evolusi PRD

Kongres PRD ke-8 di Jakarta pada Maret 2015. Foto: Dokumentasi PRD
Sumber :
  • Dokumentasi PRD

Ijtihad “berkoalisi” dengan partai lain ini juga membuat perpecahan baru di PRD. Daniel Indrakusuma, salah satu pendiri PRD, memutuskan mundur dari partai ini. Namun Daniel, ketika ditemui viva.co.id pada Juni 2016 lalu, menolak berbicara soal apa pun terkait PRD. 

img_title Serial Rencana Besar Trending di Media Sosial, Disorot Banyak Pihak, Kok Bisa?

Setelah Kongres 2010 yang mengubah asas PRD menjadi “Pancasila”, partai ini mencoba menata diri dan lebih realistis. Pemilu 2014 lalu, PRD tidak memaksakan diri menjadi peserta. Mereka kembali menjalankan strategi seperti yang dipakai pada Pemilu 2009, yakni mendistribusikan kader-kadernya menjadi calon anggota legislatif di sejumlah partai politik yang dipastikan lulus sebagai peserta Pemilu. Partai-partai yang jadi saluran kader-kader PRD itu antara lain, Partai Hanura, PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga partai itu dipilih karena dianggap sebagai oposisi terhadap pemerintah yang merupakan koalisi “Sekretariat Gabungan” yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Persatuan Pembangunan. Menurut Agus Jabo, Sekretariat Gabungan dan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah pendukung imperialisme.

img_title Aktivis 98: 2024 Momentum Genting, Salah Pilih Pemimpin Proses Pembangunan akan Mundur

Namun kini, untuk Pemilu 2019, Agus Jabo mengklaim partainya kini lebih siap. Kongres PRD tahun 2015 mengukuhkan tekad partai itu untuk menjadi partai politik peserta pemilu mendatang. “Memang keputusannya bulat, (Pemilu) 2019 kita ikut, secara organisasional, entah pakai nama apa nanti.” [aba]

Peringatan 26 tahun reformasi dan napak tilas pelanggaran HAM era Orde Baru

Peringati 26 Tahun Reformasi, Aktivis 98: Kekejaman Orba Tak Boleh Dilupakan

Aktivis 98 menggelar peringatan 26 tahun reformasi dan napak tilas pelanggaran HAM era Orde Baru pada hari ini.

img_title
VIVA.co.id
21 Mei 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut