Pileg dan Pilpres Ini Harus Enjoy
- VIVA/Dhana Kencana
![]()
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar
Sekarang ini peran sosial media sangat terlihat, baik dimainkan oleh kubu Prabowo-Sandi maupun kubu Pak Jokowi-Maaruf Amin. Tapi sosial media di kubu Pak Jokowi ini seperti kurang amunisi?
Memang itu terjadi secara alamiah. Kubu oposisi itu pasti lebih banyak bahan. Sementara di kubu incumbent ini lebih banyak produk kerja, lebih banyak diukur dari hasilnya apa saja yang selama ini sudah dilakukan. Itu memang salah satu kesulitan bagi incumbent. Jokowi meresmikan jalan tol, persepsi publik itu ada yang mengatakan itu positif, ada juga yang mengatakan itu memang kewajiban sebagai seorang presiden. Sementara kalau oposisi banyak banget yang bisa jadi bahan untuk menyerang. Tapi terus terang kita mengamati akhir-akhir ini, dialektika isu yang muncul tidak cerdas.Â
Maksudnya?
Itu ada beberapa faktor. Faktor internal dan eksternal. Internalnya itu masing-masing pihak tidak mampu memproduksi isu yang mencerahkan atau konstruktif. Di sisi yang lain media kan juga lebih senang dengan isu-isu yang seperti itu, media lebih suka makan isu yang seperti itu kan, dan itu wajar.
Sejauh ini apa yang sudah dilakukan PKB guna memenangkan Jokowi-Ma'ruf?
Dukungan kita ke Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf mensolidkan basis PKB, otomatis orang PKB akan ikut lah. Kontribusinya naik terus, dari 60 persen, sekarang sudah 70 persen. Pemilih PKB 70 persen memilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Kita akan kerja lagi, setidaknya target kita 90 persen pemilih PKB adalah memilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Syukur-syukur bisa 100 persen. Kita usahakan 100 persen.
Apakah ada penugasan khusus yang diberikan tim pemenangan TKN untuk PKB?Â
Kita ada tim internal PKB dan ada tim bersama partai koalisi di TKN. Ada juga yang mendampingi Kiai Ma'ruf Amin sendiri. Jadi berbagi tugas. Sebetulnya posisi strategis partai itu kan selain konstituennya jelas kan ada caleg-calegnya. Jadi paling efektif ya caleg itu.
Jadi selain memperkenalkan diri (caleg), memperkenalkan partai, dia juga mengkampanyekan Jokowi - Ma'ruf Amin?
Iya. Kalau capres saja yang datang, tanpa dilapisi oleh caleg, hilang itu. Capres datang, cawapres datang, harus dilapisi caleg.Â