Gurihnya Bisnis Kue Lebaran

Ilustrasi kue kering
Sumber :
  • Pixabay/ali_cruse

"Setiap tahun Alhamdulillah naik terus, dari pembuatan selalu habis terus. Jadi enggak pernah ada yang sisa Alhamdulillah," katanya menambahkan.

img_title Tips Bikin Nastar Jadi Naik Kelas: Anti Retak, Glowing, dan Pas Lembutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ina Cookies masih ada pada Hari Raya lainnya, pun juga saat bulan biasa. Namun Ina menyebut, produksinya jauh lebih sedikit daripada saat Lebaran. "Kalau yang 4 bulan ini hampir 100 persen pemesan. Kalau hari biasa cuma 10 persen. Jauh banget deh," ujarnya.

img_title Tren Kue Lebaran 2026: Rasa Premium dan Sentuhan Modern Makin Diminati

Untuk menyambung kelangsungan brand, Ina mengaku menjalani sejumlah bisnis lainnya, seperti membuka kafe di kawasan Bandung. Ketika bukan musim Lebaran, karyawannya bisa membantu di kafe tersebut.

Ina Cookies saat ini sudah punya 135 jenis kue. Untuk menjaga loyalitas konsumennya, Ina kerap membuat varian baru dan inovasi setiap tahun, seperti kali ini ada Putri Ice Cream, terbuat dari es krim, yang kerap ludes dengan cepat. Sementara itu, Nastar dan Kastengel masih jadi primadona setiap tahunnya.

img_title 10 Kue Kering Legendaris yang Tak Boleh Absen saat Lebaran

"Kue Putri Ice Cream baru Ramadan tahun ini (diluncurkan). Baru sebulan ini dan sudah ludes. Tiap bikin pasti sudah ada yang pesen. Setiap hari  juga bikin, tapi sudah ada yang pesen."

Homemade

Kue kering tokoh kartun.

Bisnis kue kering rumahan juga tak kalah menggiurkan. Meski omsetnya tidak sebesar kue-kue yang sudah punya 'nama,' namun ada keseruan dan keuntungan tersendiri menjalani bisnis ini.

Seperti bisnis kue milik Sutri Mulyani ini. Memulai sejak 2016, kue kering wanita yang akrab disapa Ani itu cukup baik perkembangannya. Baru tengah Ramadan, tahun ini, Ani sudah menerima hampir 400 stoples kue kering. 

"Paling banyak saya menjual 1.300 stoples," katanya kepada VIVA melalui WhatsApp, Selasa, 21 Mei 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nastar dan sagu keju jadi andalan Ani. Selain itu, ada juga kastengel, putri salju, kue kacang, dan beberapa varian yang dibuatnya berganti-ganti setiap tahun. Dengan harga satu stoples sekitar Rp70 ribu hingga Rp90 ribuan dan memasarkan produknya di sekitar Jakarta, Tangerang, dan Belasi, sudah dua kali Lebaran ini, omsetnya cukup baik. 

"Tahun 1 omset 60 juta, tahun 2  omset 40 juta. Tahun ini belum ketahuan mbak. Aku hitung angka itu dari harga reseller," ujarnya menerangkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut