Gurihnya Bisnis Kue Lebaran
- Pixabay/ali_cruse
2. Konsisten
Meski Lebaran hanya datang sekali tiap tahunnya, hilang-timbul bisnis kue kering bisa membuat pelanggan lupa. Dalam wawancara VIVA, JnC merasa, kunci keberhasilan mereka justru karena buka sepanjang tahun.Â
"Full sepanjang tahun kita bikin cookies. Nah karena itu, secara brand image orang jadi ingat terus, ‘Kalau mau cari cookies sudah J&C aja,’ karena dia ada sepanjang tahun mau kapanpun juga ada," seru Jodi.
3. Bahan Berkualitas
Pemilihan bahan kue pun penting diperhatikan. Ina Cookies menyebut, mereka sangat memerhatikan kualitas bahan baku, seperti telur, mulai dari gizi dan cara membuatnya. Menurutnya, telur dengan warna kuningnya yang kemerahan berarti punya kualitas bagus. Hal-hal seperti ini sangat berpengaruh pada hasil kuenya.
"Untuk telur enggak langsung asal terima saja, kita cuci, kita elap. Wah pokoknya satu-satulah diperiksa dulu," kata Ina.
Tanggal kedaluarsa dari bahan-bahan kue juga jadi poin penting. Ina menjelaskan, paling tidak menggunakan bahan yang masih memiliki tanggal kedaluarsa enam bulan hingga satu tahun ke depan.Â
![]()
4. Kebersihan dan Proses Membuat
Bukan cuma soal kualitas bahan, kebersihan dan pembuatan kuenya juga sangat dijaga. Di pabrik Ina Cookies, semua orang yang masuk harus berganti baju dan sepatu khusus. Proses pembuatannya, seperti pembakaran, pengocokan telur, takaran timbangan, harus benar-benar diperhatikan.
5. Jangan Menyerah
Pemilik JnC Cookies menjelaskan, jangan mudah menyerah menekuni bisnis ini, meski banyak orang memang membuat kue kering saat Lebaran. Kuncinya, memilih dan mengatur segmen dan target pasar yang pas dengan produk kita.
"Jangan sampai salah masarin. Produk kita enak ya bahan bakunya yang berkualitas tapi masarinnya ke yang daya belinya kurang mampu. Enggak akan pernah ketemu atau sebaliknya. Harus pinter-pinter melihat segmen dan targetnya, karena waktunya pendek. Kalau kita salah masarin, ngabisin waktu," tutur Jodi mengakhiri perbincangan. (mus)