Venue Voli Pantai Siap Sambut Asian Games 2018

Road to Asian Games 2018 Beach Volleyball Women Desi/Eka(INA)
Sumber :

VIVA – Turnamen voli bergengsi Indonesia, The 6 South Sumatera Governor Open 2017 sudah memasuki hari kedua pada Jumat 20 Oktober 2017. Ajang test event Road to Asian Games 2018 ini berjalan lancar khususnya dalam segi kesiapan teknis venue. 

Kisah Inspiratif Jonatan Christie, Atlet Bulutangkis yang Bangun Masjid dari Dana Bonus Asian Games

Menurut Technical Delegate Konfiderasi Bola Voli Asia (AVC) asal Hongkong, Ng Chung, Jakabaring Sports City (JSC) sebagai tempat berlangsungnya acara sudah layak digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang. 

"Namun, diperlukan beberapa perbaikan. Antara lain, center court yang terlalu kecil sehingga perlu diperbesar,  salah satu caranya dengan mengurangi kursi penonton di sekitar center court. Selain itu area di luar lapangan pertandingan disarankan untuk tidak menggunakan pasir, cukup di  arena pertandingan saja," kata Ng Chung.

5 Bidadari Voli Pantai Dunia, Bikin Kaum Adam Gagal Fokus

Lebih lanjut, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menjelaskan bahwa venue voli pantai di JSC memiliki luas sekitar 8 hektar dilengkapi dengan tribun duduk sebanyak  2.500 individual seats, lampu-lampu dan pasir putih  sebanyak 2.300 meter kubik yang didatangkan dari Pulau Belitung sehingga layak menjadi salah satu venue olahraga terbaik di Asia.

"Diharapkan dengan adanya test event ini , ada banyak masukan agar venue JSC dapat menjadi salah satu venue terbaik di Asian Games nanti," kata Alex kepada wartawan. 

Kritik untuk Pelaksanaan Munas Pengurus Besar Taekwondo Indonesia

Sementara hasil hari ini (Jumat, 20 Oktober 2017), tim tuan rumah harus rela kehilangan satu tim putra yaitu Imtaq/Gunawan (Indonesia 3) yang ditaklukan oleh tim New Zealand, Hirini/O'Dea S dengan skor 0-2 (16-21, 10-21). 

Candra/Ashfrya (Indonesia 1) lolos dengan mengalahkan pasangan Kazakstan Kuleshov/Bogotu dengan skor 2-0 (21-19, 21-16). Begitupun Gilang/Danang (Indonesia 2) menang mudah dari Koshiratori/Taka (JPN) skor 2-0 (21-14, 21-14).

Sedangkan dari tim putri hanya meloloskan Dhila/Putu ke babak perempat final setelah mengalahkan tim Indonesia lainnya Desi/Yokebed dengan skor 2-0 (21-14, 21-15).

Hasil Pertandingan  Tim Puteri (Jumat, 20 Oktober 2017)

Artacho Del Solar Clancy (AUS) vs  Ougey/Ruru (NzL) 2-0 (21-8, 21-10)
Bawden/Ngauamo (Aus) vs W. T. To/C Y Kong (HKG) 2-1 (22-24, 21-6, 15-7)
Dhita/Putu (INA) vs  Mizoe/Hashimoto (JPN) 1-2 (21-16, 16-21, 10-15)
Mashkova/Samalikova (KAZ) vs  Numwong/Hongpak (THA) 0-2 (11-21, 17-21)
Radarong/Udomchavee (THA) vs Tiley/Bain (NZL) 2-0 (21-11, 21-9)
Murakami/Ishii (JPN) vs  Desi/Yokebed (INA) 2-0 (21-11, 21-9)
Artacho Del Solar Clancy (AUS) vs Martha/Nur Atika (INA) 2-0, (21-5, 21-11)
Desi/Yokebed (INA) Vs Dhita/Putu (INA) 0-2 (14-21, 15-21)
 Radarong/Udomchavee (THA) vs Ougey/Ruru (NzL)  2-0 (21-16, 21-11)
Yu, Y H/Pan T.Y (TPE) vs Mizoe/Hashimoto (JPN) 0-2 (17-21, 7-21)
Numwong/Hongpak (THA) vs W. T. To, /C Y Kong (HKG) 2-1 (21-12, 15-21, 23-21)
Kou Nai Han/Wu S.F (TPE) vs Murakami/Ishii (JPN) 1-2 (15-21, 21-19, 5-15)
Tiley/Bain (NZL) vs Mashkova/Samalikova (KAZ) 0-2 (15-21, 15-21)
Yuen T.C/Au Yeung (HKG) vs Bawden/ Ngauamo (Aus) 0-2 (19-21, 14-21)

Hasil Pertandingan  Tim Putera (Jumat, 20 Oktober 2017)

Kuleshov/Bogatu (KAZ) vs Nouh/Mazin (OMA) 2-1 (12-21, 21-10, 15-13)
Hirini/O’Dea, S (NZL) vs Imtaq/Gunawan (INA) 2-0 (21-16, 21-10
J. Surin/K.Adisom (THA) vs Shen/Pj. Poon (SIN) 2-1 (16-21, 21-12, 15-7)
Lam / Kelvin (HKG) vs Haitham/Ahmed (OMA) 1-2 (17-21, 21-15, 12-15)
Koshikawa/Hasegawa (JPN) vs Adnan/Anil (MDV) 2-0 (21-7, 21-9)
Sidorenko/Yakovlev (KAZ) vs Shiunaz/Adam (MDV) 2-0 (21-15, 21-9)
Shiratori/Takahashi (JPN) vs A.Salagh/A. Mirzaali (IRI) 2-0 ( 21-16, 21-15)
Court/Schubert (Aus) vs Hassan/Ahmed (KSA) 2-0 (21-13, 21-18)
Candra / Ashfiya (INA) vs  Kuleshov/Bogatu (KAZ)  2 -0 (21-19, 21-19)
Jefferson/ Julio (QAT) vs Harini/ O’Dea, S (NZL) 2-0 (22-20, 21-16)
Cherif/Ahmed Tijan (QAT) vs J. Surin/K.Adisom (THA) 2-0 (21-15, 21-11)
Raoufi R/Salemi B. (IRI) vs Lam / Kelvin (HKG) 2-1 (15-21, 21-13, 15-12)
Gilang/Danang (INA) vs Koshikawa/Hasegawa (JPN) 2-0 (21-14, 21-14)
I.Nuttanon/P.Sedtawat (THA) vs Sidorenko/Yakovlev (KAZ) 2-0 (21-12, 21-16)
Durant/Burnett (AUS) vs Shiratori/ Takahashi (JPN) 0-2 (16-21, 15-21)
Watson/Hartles (NZL) vs Court/Schubert (Aus) 2-0 (21-17, 21-12)

Cherif/Ahmed Tijan (QAT) vs J. Surin/K.Adisom (THA) 2-0 (21-15, 21-11)

Raoufi R/Salemi B. (IRI) vs Lam / Kelvin (HKG) 2-1 (15-21, 21-13, 15-12)
Gilang/Danang (INA) vs Koshikawa/Hasegawa (JPN) 2-0 (21-14, 21-14)
I.Nuttanon/P.Sedtawat (THA) vs Sidorenko/Yakovlev (KAZ) 2-0 (21-12, 21-16)
Durant/Burnett (AUS) vs Shiratori/ Takahashi (JPN) 0-2 (16-21, 15-21)
Watson/Hartles (NZL) vs Court/Schubert (Aus) 2-0 (21-17, 21-12)

Momen Epik Ketika Pemilik BCA Michael Bambang Hartono Jadi Nasabah BRI.

Momen Epik Ketika Pemilik BCA Jadi Nasabah BRI

Asian Games 2018 memang sudah berlalu enam tahun silam. Namun sejumlah momen tidak terlupakan masih tersimpan di benak publik Indonesia. Salah satunya terkait pemilik BCA

img_title
VIVA.co.id
15 Mei 2024