Logo BBC

Virus Corona: Apa Saja Tolok Ukur untuk Cabut Larangan dan Pembatasan?

Ilustrasi salah satu sudut di Kota Roma saat Italia lockdown akibat wabah virus corona
Ilustrasi salah satu sudut di Kota Roma saat Italia lockdown akibat wabah virus corona
Sumber :
  • Ist/bbc

Bagaimana melindungi orang yang rentan terpapar?

Strategi yang lain disebut `meningkatkan perisai ketahanan`.

Ketimbang menahan penyebaran virus corona, Anda bisa menghentikannya di kalangan orang yang paling berisiko tertular.

Kategori usia dan kondisi medis tertentu sangat meningkatkan fatalitas Covid-19.

Karantina wilayah mencegah unit gawat darurat kelimpungan, tapi menjamin kelompok rentan tidak terinfeksi juga bisa diupayakan, walau virus ini lebih menyerang anak muda dan orang-orang sehat.

Profesor Mark Woolhouse dari University of Edinburgh berkata, "Secara kasar, untuk 80?ri kita tidak yang rentan, virus ini menjijikan."

"Bagi orang-orang tidak berisiko, virus corona masalah kesehatan yang besar tapi tidak akan mengguncang sistem kesehatan dan memicu karantina wilayah," tuturnya.

"Jika kita menyokong ketahanan kesehatan dan membuat perisai yang kuat, maka warga kehilangan sebagian ruang gerak. Di sisi lain, artinya kita bisa mengendurkan pengetatan secara permanen setelahnya," kata Woolhouse.

Memperkuat ketahanan bisa diartikan tes Covid-19 secara turin terhadap pekerja rumah sakit dan setiap orang yang kerap bertemu orang-orang lanjut usia. Tujuannya memastikan mereka bebas virus.

Secara ideal, uji antibodi akan menunjukkan seberapa besar imun mereka terhadap potensi penularan virus.

Namun bahayanya, adanya virus yang berkeliaran dalam sebuah kelompok menyulitkan kontrol. Dan perisai ketahanan kesehatan itu pun akan sangat tertekan.

Virus corona
AFP
Negara-negara berkembang akan sangat terdampak oleh wabah virus corona.

Ketentuan karantina apa yang bisa dicabut?

Sejumlah pembatasan berdampak sangat minim terhadap virus corona ketimbang aspek yang lain.

"Ada interaksi dan aktivitas tertentu yang secara umum tidak rentan," kata Kurcharski.