Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai

Rasa Melayani PNS Masih Lemah

Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

Sehingga kalau ditanya siapa yang paling bertanggung jawab ya pemerintah dong, wong dia yang disebut pemerintah, dia yang punya power, punya kekuasaan, dia punya alat kekuasaan, rakyat itu kalau dicegah, bisa saja. Kenapa sistem itu, bukan karena swasta lebih bagus, swasta memang dia pakai sistem, dan tegas menerapkan itu, bisa kenapa swasta bisa? Misalnya TV swasta di Palembang, awalnya kecil-kecil, mulai dari ruko, tapi akhirnya bisa berkembang, karena pegawainya mati-matian, bisa! Ada sense of belonging-nya. Itulah, sejak saya masuk, Jumat kamu upacara, tak ada ketua yang menganjurkan upacara di lembaganya.

img_title Jokowi Lantik 11 Anggota KY dan Ombudsman

Biar kenapa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biar tumbuh disiplin, setiap Jumat boleh lihat kami upacara. Banyak yang protes, saya bilang sini berhadapan dengan saya, dengar itu Indonesia Raya, dengar itu Bagimu Negeri, masa upacara jam 9 kau marah-marah, memang upacara jam 5 pagi kan enggak. Jam kantor saya bilang jam berapa, 8, upacara jam 9, berarti kalau enggak ikut upacara kau tidak ngantor, itu sudah saya terapkan sejak awal saya ke sini, saya bilang Jumat upacara semuanya. Kalau tidak datang, kena sanksi.

img_title ORI Perlu Membenahi Pelayanan Publik di Beberapa Instansi

Rata-rata berapa laporan yang diterima Ombudsman per tahun?

Ya yang jelas Ombudsman di tahun lalu itu 6.889 laporan, dalam satu tahun. Menurut saya masih sangat sedikit, itu belum kita perhitungkan tembusan tadi. Itu satu hal yang mesti dilakukan supaya yang melapor itu merasa diperhatikan. Orang telepon saja boleh kok. Apalagi dengan surat yang serius.

img_title DPR Paripurnakan Komisioner Ombudsman RI

Saya sudah tekankan, anda menerima laporan 30-40 laporan sehari, mungkin anda tidak lanjutkan 3 itu tidak terasa, tapi yang melaporkan tiga itu seumur hidup akan ingat itu. Wong dia yang melaporkan, bagaimana tindak lanjutnya dia kan berharap sama kita.

Justru kalau kita itu tegas, setiap Senin kalau pleno, mana yang mesti ditutup, ditutup. diinformasikan pada pelapor, kenapa ditutup. Misalnya karena masuk proses pengadilan kita tidak boleh ikut campur, yang penting kan pelapor itu dikasih tahu, jangan didiamkan saja bertahun-tahun. Itu kasus-kasus lama kita buka lagi jadinya, biar ada kepastian

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut