Perang Antar Etnis dan Agama Masih Membara, Gereja di India Dibakar

Ilustrasi Gereja Katolik.
Sumber :
  • AP Photo/Armando Franca.

New Delhi – Gereja komunitas Kuki telah dibakar menyebabkan tembok hangus, atap seng runtuh, dan jendela pecah. Hal ini menggambarkan bagaimana kekerasan etnis di India telah menyebabkan serangan sektarian yang brutal di negara bagian Manipur. 

img_title Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

Sedikitnya 120 orang telah tewas sejak Mei lalu, dalam bentrokan bersenjata antara etnis Meitei yang mayoritas beragama Hindu dan Kuki yang mayoritas beragama Kristen di negara bagian timur India. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reruntuhan gereja Kuki di Imphal hanyalah satu di antara 220 gereja dan 17 kuil Hindu yang dihancurkan selama berbulan-bulan kekerasan terjadi. 

img_title Wamenhaj Bilang Warga Beragama Kristen hingga Hindu Bakal Dilibatkan jadi Petugas Haji

Dua wanita diarak di tengah kerumunan pria di negara bagian Manipur, India timur

Photo :
  • Sky News

Di seberang jalan dari gereja yang terbakar, pendeta Baptis Zuan Kamang Damai memimpin kebaktian pada hari Minggu dengan jemaat hanya sepertiga dari ukuran biasanya, setelah banyak umat Kuki melarikan diri. 

img_title Yordania Tangkap 3 Terduga Pelaku Penembakan Gereja yang Tewaskan 9 Orang

"Setelah kekerasan ini meletus, mereka pindah ke tempat berbeda untuk menyelamatkan nyawa mereka,” katanya, dikutip dari Arab News, Selasa, 25 Juli 2023. 

“Mereka ingin kembali, mereka ingin pindah, mereka ingin tinggal bersama keluarga,” kata Damai. 

"Inilah tanggapan mereka terhadap saya, dan saya menghibur mereka. Tuhan ada di sana.” 

Damai yang merupakan etnis Naga, kelompok suku besar lainnya di daerah tersebut, terhindar dari siklus serangan balas dendam. Tetapi banyak dari jemaatnya tetap menjauh, takut akan kemungkinan kekerasan. 

“Kita harus menghormati setiap agama, terlepas dari Kristen, terlepas dari Hindu, Muslim, apa pun,” kata pria berusia 55 tahun itu. 

Sementara ada konflik di sana-sini, katanya, kita harus menghindari penyerangan ke kuil. 

Penyebab konflik adalah perpaduan kompleks antara tanah, hak, dan kekuasaan kedua etnis itu. Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah juga telah menjanjikan penyelidikan menyeluruh, mendalam dan tidak memihak atas kekerasan tersebut. 

Dia mengatakan pemerintah berdiri bahu-membahu dengan rakyat Manipur. Tetapi kelompok Human Rights Watch mengatakan bahwa otoritas negara, yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata Hindu-nasionalis Shah, telah meluncurkan kebijakan memecah belah bermotivasi politik yang mempromosikan mayoritas Hindu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang mengatakan perpecahan agama menambah masalah. Mereka yang beragama Kristen mengatakan mereka telah diserang. 

Seorang Kristen Meitei yang tidak ingin disebutkan namanya menggambarkan bagaimana dia menyaksikan dengan ngeri ketika gerejanya dibakar habis oleh massa. "Serangan besar-besaran terhadap gereja-gereja lintas komunitas membuktikan bahwa serangan itu memiliki sudut pandang agama,” katanya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut