Diduga Mabuk, Dua Pemuda Tewas Tabrak Separator Busway

Ilustrasi/ Korban kecelakaan lalu lintas.
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA.co.id – Sebuah kecelakaan sepeda motor terjadi di jalur TransJakarta, Jalan Slamet Riyadi Matraman, Jakarta Timur, Senin, 10 Oktober 2016. Akibat kecelakaan tersebut, sang pengendara yang belum diketahui identitasnya tewas seketika di lokasi.

img_title Biar Cepat 5 Menit, Risiko Tilangnya Bisa Sampai Rp500 Ribu

Bripka Sugino, petugas Polsek Matraman, menceritakan kronologi kejadian kecelakaan maut tersebut. Menurut Sugino, saat itu sekitar pukul 05.20 WIB, korban mengendarai sepeda motor dalam kecepatan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka ngebut, kemudian masuk busway, terus menabrak separator dalam kecepatan tinggi," kata Gino.

img_title Waspada! Polisi Gelar Razia di Jadetabek Jelang Ramadan, Ini 9 Pelanggaran yang Disasar

Akibat menabrak separator busway, sang pengendara terpental hingga sekitar 20 meter. Dia tewas seketika dengan kondisi bagian kepala pecah. Sedangkan pria yang dibonceng, Handoko, kritis. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun, saat tiba di RSCM, nyawa Handoko tidak dapat tertolong.

Diduga keduanya mengendarai sepeda motor dalam kondiri mabuk. "Sepertinya memang lagi mabuk. Soalnya mulutnya itu bau alkohol," ujar Gino. (ase)

img_title Ngeri! Detik-detik 2 Pemotor Hampir Terlindas Truk Pertamina di Jagakarsa
Ilustrasi naik motor pakai celana jeans

Penguatan Teknologi Keselamatan Jalan Jadi Investasi Cegah Korban Jiwa dan Kerugian Ekonomi

Kajian ITB menyebut teknologi pengereman pada sepeda motor bisa berpotensi mencegah hingga 111.163 kematian dan memberi manfaat ekonomi lima kali biaya.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut