Aktivis Islam di Makassar Kecam Pernyataan Ferdinand Hutahaean

Ketua Brigade Muslim Indonesia Sulsel, Muhammad Zulkifli, (berkopiah hitam).
Sumber :
  • VIVA/ Irfan.

VIVA - Kalangan aktivis Islam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengecam keras pernyataan Ferdinand Hutahaean yang menuliskan kalimat bernada hinaan terhadap keyakinan beragama.

Kepemimpinan Profetik, Transisi Kepemimpinan Nasional 2024

Merasa Tersinggung

"Ingat wahai Ferdinan, kami tersinggung karena kami umat Islam adalah umat yang menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan siapa pun yang diduga merendahkan Tuhan kami, wajib hukumnya untuk kami lawan," kata Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan, Muhammad Zulkifli, Rabu, 5 Januari 2022.

Berfilsafat Itu Perintah Agama

Mantan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean

Photo :
  • Instagram @ferdinand_hutahaean

Dalam cuitannya di akun Twitter, Ferdinand menulis Allahmu ternyata lemah. "Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tulis akun @FerdinandHaean3.

Ferdinand Klaim Gantikan Effendi Simbolon Jadi Caleg PDIP, Puan Malah Bilang Begini

Menurut Zulkifli, jika Ferdinand menganggap bahwa Allah Maha Kuat dan Perkasa sehingga Allah tidak butuh perlindungan dan pembelaaan, itu benar, karena bahasanya itu adalah bahasa yang menjelaskan bahwa sebagai hamba yang tidak berdaya di hadapan Tuhan.

Baca juga: Ferdinand Hutahaean: Bahar Bin Smith Hina Jokowi dan KSAD

Akan tetapi, dia menegaskan, jika Ferdinand berkata Tuhan tidak perlu dibela karena Tuhan Maha Kuat.

"Maka kami pun tidak keberatan, tapi kalau dia berkata ‘kasian sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela’ seperti yang di atas, maka menurut kami hal tersebut adalah bahasa penghinaan kepada Tuhan yang ditunjukkan kepada ummat yang menyembahnya, termasuk kami di Muslim," tegas Zulkifli.

Desak Ferdinand Minta Maaf

Oleh karena itu, BMI Sulawesi Selatan pun meminta Ferdinand untuk segera minta maaf atas pernyataannya yang diduga dapat menimbulkan konflik SARA. Dia juga mengimbau kepada umat Islam untuk mengutuk penyataan Ferdinand itu karena karena sangat bisa memunculkan konflik antara umat beragama.

"Kami juga meminta kepada aparat kepolisian untuk memanggil dan memeriksa saudara Ferdinand tentang pernyataannya yang diduga dapat menimbulkan sentimen agama. Bagimu agamamu. Bagiku agamaku," kata Zulkifli.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya