Mahfud Dorong Penegakkan Hukum terkait Penemuan Senjata Api di Rumah Mentan

Menkopolhukam Mahfud MD
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD angkat bicara merespons soal ditemukannya belasan senjata api oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat penggeledahan rumah dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Jalan Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mahfud mendorong penemuan senjata api itu harus segera diusut. Dia menekankan hukum harus ditegakkan jika ada pelanggaran terkait kepemilikan senjata api.

"Iya harus diselidiki, kalau itu senjata benar dan tanpa izin tanpa hak pengguna ya harus diproses hukum lagi. Pokoknya hukum harus ditegakkan, kalau negara ini mau baik ke atas, itu hukum harus memberi kepastian, ke bawah harus memberi perlindungan. Itu saja sebenarnya," kata Mahfud di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta, Minggu, 1 Oktober 2023.

KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas Mentan RI Syahrul Yasin Limpo

Photo :
  • VIVA/Zendy Pradana

Mahfud mengatakan, bukan hal biasa menteri memiliki senjata api di rumah dinasnya. Bahkan, diakui Mahfud, dirinya tak memiliki senjata api walau sudah berganti rumah dinas beberapa kali.

"Di rumah saya ndak ada. Rumah saya juga rumah dinas. Saya sudah lima kali rumah dinas ndak ada senjata-senjata," kata mantan Ketua MK tersebut.

Sebelumnya diwartakan, Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, belasan senjata api ditemukan saat KPK menggeledah rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Kamis, 28 September 2023 sore hingga Jumat 29 September 2023 siang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah, tentunya terkait dengan temuan dalam proses geledah dimaksud," ujarnya.

Biduan Nayunda Nabila-Ahmad Sahroni Bakal Jadi Saksi Sidang Korupsi SYL Pekan Depan

Dalam proses penggeledahan, KPK juga menemukan uang Rp 30 miliar yang terdiri dari rupiah dan pecahan mata uang asing di rumah dinas Mentan.

KPK Sita Mobil Sport Pajero Milik Syahrul Yasin Limpo Terkait Kasus TPPU di Kementan
Sidang Syahrul Yasin Limpo, SYL

Saksi Blak-blakan soal Proyek 2.000 Baju Koko di Kementan di Bawah Pimpinan SYL

Direktur CV Maksima Selaras Budi, Fajar Noviansyah mengatakan bahwa dirinya pernah diminta untuk mengadakan sebuah proyek baju koko di Kementan RI di bawah pimpinan SYL.

img_title
VIVA.co.id
23 Mei 2024