- bbc
Kepala BNPT mengakui, belum semua upaya yang sudah dilakukan berjalan efektif. Namun ia mengatakan, upaya itu tak akan berhenti. Ia juga berharap RUU Terorisme bisa segera diselesaikan, karena itu adalah instrumen yang bisa membuat mereka bekerja dengan maksimal.
Harapan segera disahkannya RUU Terorisme juga disampaikan oleh Kapolri Tito Karnavian. Tito berpendapat, UU ini banyak nilai positifnya. "Karena isinya tidak melulu keras, tapi juga soft karena ada pembinaan, peningkatan ekonomi, dan lain lain. Dan soft approach ini tak cukup dilakukan oleh satu instansi saja," ujarnya.
Tito menegaskan, mereka adalah orang-orang yang terlatih, bahkan tahu bagaimana menggunakan senjata, jadi penanganannya harus serius dan membutuhkan tim yang solid agar informasi tak mudah bocor, termasuk menyediakan lapas dengan tingkat keamanan maksimal.
Bagi Tito, meski mereka adalah pelaku, tapi mereka juga korban atas penyebaran ideologi yang salah. Dengan pandangan seperti itu, maka ia memilih terus mengedepankan pendekatan lunak.
Tito bisa benar, mereka yang saat ini menjadi pelaku teror adalah sekaligus korban dari penyebaran ideologi yang salah. Permasalahannya, jika sudah bicara keyakinan, maka sulit memberitahu bahwa mereka berada di jalan ideologi yang salah.
Tapi, upaya penyadaran tentu tak bisa berhenti. Bagaimana pun, negeri ini pasti tak berharap ada Dita, Anton, dan Tri yang baru, yang dengan tega melibatkan anak dan istri mereka dalam aksi kekerasan hingga bunuh diri dengan dalih membela agama dan bertemu kembali di surga.
Negeri ini pasti menginginkan warganya hidup dalam iklim yang penuh cinta, saling menghargai perbedaan, dan tak perlu meledakkan diri hanya karena berharap meraih surga secepatnya dengan cara menyakitkan. (mus)
Baca Juga
Transformasi Terorisme di Indonesia