- U-Report
VIVA.co.id – Gadis yang baru beranjak remaja itu bergegas menuju kamar. Langkah kakinya menuju sebuah laci. Saat itu, jarum jam menunjuk pukul 14.15 WIB. Pakaian seragam sekolah masih melekat di badannya.
Hanya beberapa detik, sebuah ponsel sudah berpindah dari dalam laci ke tangannya. Jari jemarinya pun mulai bermain di layar ponselnya. Ia terlihat lihai.
Beberapa kali, tawa lebarnya terdengar. Sementara, sorot matanya masih tertuju pada sebuah video di Youtube.
Sejenak, matanya juga terbelalak, saat jarinya berhenti menari di atas layar ponsel yang menampilkan foto-foto seorang wanita berpose.
"Bun, anterin aku dong beli buku ini," kata Rysa, sambil mengarahkan layar ponsel ke sang bunda.
Di layar tertera channel video Ricis Official dengan judul 'Room Tour 2016 - Bongkar Kamar Ria Ricis'. Dalam keadaan video freeze, Ricis memperlihatkan sebuah buku hasil karyanya.
![]()
Ria Ricis hanya satu di antara Youtuber yang mampu menghipnotis banyak follower-nya di Youtube (instagram/riaricis1795).
Itulah yang membuat Rysa tertarik. Ricis mengatakan jika buku itu sedang ngetren di kalangan anak muda, karena isinya menarik. Rysa percaya, buku itu menarik dan lucu, seperti halnya Ricis, adik pemain film Okky Setiana Dewi itu, yang selalu ceria dalam setiap Vlog-nya.
Sang ibu langsung tersenyum. "Ohh..." katanya.
Ya, Ria Ricis hanya satu di antara Youtuber yang mampu menghipnotis banyak follower-nya di Youtube. Selain akun di platform video itu, Ricis juga memiliki akun di Instagram. Foto dirinya memamerkan banyak produk menarik.
Siapa sangka, dunia maya ternyata mampu memberikan penghasilan tambahan bagi para pengguna yang bisa memanfaatkan, khususnya di media sosial. Tidak hanya seleb terkenal, orang biasa pun bisa mendadak menjadi seleb dan menghasilkan banyak uang berkat media sosial.
Platform yang digunakan pun beragam, mulai dari Instagram, Youtube, Line, Twitter, Facebook hingga Snapchat. Empat platform pertama cukup marak digunakan. Sementara itu, yang paling menghasilkan saat ini adalah dua platform pertama.
Para seleb digital ini, baik selebgram (Instagram), youtuber (Youtube), buzzer (Twitter), dan sejenisnya disebut sebagai Key Opinion Leader (KOL). Artinya, mereka mampu mengarahkan opini publik, terutama para follower-nya, terhadap penilaian sebuah produk.