Gagahnya Motor Pasukan TNI yang Dipakai saat Sweeping Baliho

Honda CRF250 Rally yang dipakai pasukan TNI
Sumber :
  • Tangkapan layar

VIVA – Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman marah dengan keberadaan baliho-baliho bergambar pimpinan Ormas FPI.

Danlantamal III Lantik Kolonel Widyo Jadi Komandan Lanal Palembang

Ia kemudian memerintahkan seluruh pasukan TNI untuk menurunkan seluruh baliho bergambar Rizieq Shihab, di wilayah Jakarta.

Dia menyebut, petugas Satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin. Namun, ormas itu kembali memasangnya. Akhirnya, TNI turun tangan untuk menertibkan dengan alasan pelanggaran aturan.

Ternyata Gelar Kehormatan Istri Jenderal Dudung sama dengan Megawati

"Kalau mau pasang baliho sudah ada aturannya, bayar pajak, tempatnya sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan paling benar,” ujarnya.

Video yang menunjukkan penurunan baliho tersebut, juga viral beredar di media sosial. Tampak pasukan TNI datang dengan beberapa kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan tempur berjenis tank panser.

KSAD Dudung Dapat Gelar Kehormatan Luar Biasa dari Wali Nangroe Aceh

Dari penelusuran VIVA Otomotif, Sabtu 21 November 2020, kendaraan perang itu dikawal oleh pasukan berseragam loreng dengan mengendarai sepeda motor jenis adventure atau petualang.

Model kuda besi itu cukup menarik perhatian, dengan lampu depan yang dilingkari garis hitam hingga menyerupai kacamata goggle.

Motor yang dimaksud adalah Honda CRF250 Rally, yang saat ini dipasarkan secara umum oleh PT Astra Honda Motor dengan banderol Rp83 jutaan on the road Jakarta.

Dari tampilannya, jelas terlihat bahwa CRF250 Rally ampuh untuk melibas trek off-road, namun tetap bisa juga menemani aktivitas harian pengguna yang melintas di trek berlapis aspal.

Motor yang hadir perdana di Tanah Air pada 2017 ini menggendong mesin yang terdapat pada motor sport Honda CBR250R, yakni satu silinder berkapasitas 250cc.

Ilustrasi TNI

Roadmap Repatriasi Hak Militer Sumber Daya Pertahanan Negara

Roadmap repatriasi hak militer Sumber daya pertahanan negara.

img_title
VIVA.co.id
16 Februari 2024