Busana Kemerdekaan ala Selebritis Indonesia

Krisdayanti
Sumber :
  • Instagram Krisdayanti

"Misalnya ada corak khusus yang tidak bisa dipakai oleh semua orang. Khusus untuk upacara tertentu dan orang tertentu saja. Nah ini sangat menarik," kata dia.  

img_title Jokowi Ungkap Rencana Upacara HUT RI Tahun 2024 di IKN Nusantara

Acara tersebut dibagi menjadi dua sesi yaitu tentang Indigo, yaitu jenis tanaman yang digunakan sebagai pewarna alami batik yang dipresentasikan Laretna T. Adishakti dan Mayasari Sekarlaranti. Mereka menjelaskan tentang Yogya, the World Batik City dan proses pembuatan warna alami untuk batik, yang menghasilkan warna biru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara sesi kedua berbicara tentang tenun Gianyar. Dengan judul Traces of Gianyar Arts & Woven Fabric yang dibawakan Catrini Kubontubuh dan Prof. I Wayan Dibia. Dalam acara itu, peserta tidak saja mendapat wawasan baru tentang wastra Indonesia tetapi juga disuguhkan berbagai tarian, peragaan busana endek, songket dan batik.

img_title Lomba Virtual di Rumah Berhadiah Keren dari Ecohome

Lewat Busana

Semenjak ditetapkannya batik sebagai salah satu warisan budaya lisan dan non benda oleh UNESCO pada 2009, banyak masyarakat Indonesia  berlomba menunjukkan rasa cintanya dengan mengenakan pakaian batik. Meski demikian, tak sedikit dari para anak muda yang masih segan mengenakan batik dan kain nusantara karena dianggap kuno.

img_title Satgas Kendal Jemput 4 Warga yang Positif COVID-19 Usai Pentas Dangdut

Menanggapai hal tersebut, Obin seorang pakar tekstil wastra nusantara mengatakan bahwa hal ini haruslah diperhatikan dari kebutuhan. Para generasi muda harus diberikan suatu sentuhan yang tidak biasa.

Kurangnya kesadaran dan antusiasme generasi muda ini bukan hanya bisa menurunkan eksistensi batik tapi juga berujung pada kepunahan. Untuk itu, cara menyiasatinya haruslah membuat semenarik mungkin baik dari desain maupun pemakaian.

Sementara, untuk motifnya, sebetulnya tidak terlalu berpengaruh pada minat generasi muda. Namun yang terpenting adalah cara mengemas batik dalam suatu yang kekinian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini dianalogikan seperti anak muda yang menyukai ayam goreng atau gadget, mereka menyukai itu karena produk itu cocok dan menyelesaikan kebutuhan. Nah inilah peran desainer bagaimana mengemas batik menjadi suatu tampilan modern dan itu juga yang dilakukan Obin untuk membuat banyak muda mencintai batik," ujar Obin kepada VIVA.co.id.

Obin menambahkan bahwa dalam pemakaiannya pun harus simpel dan chic. Sehingga para generasi muda mau dan tidak lagi malu mengenakan batik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut