- Instagram.com/@marvel
Golden Age sendiri merupakan masa kelahiran komik superhero yang berlangsung sekitar tahun 1930-an akhir. Superman jadi superhero pertama yang terbit pada tahun 1938. Di era ini, sederet superhero juga melakukan debutnya, seperti Captain America, Captain Marvel, Wonder Woman, dan Batman.
![]()
Komik superhero banyak lahir di masa Perang Dunia kedua. Dikutip dari Bleedingcool.com yang mengambil data dari Comics.org, setidaknya ada 5.500 komik Amerika yang dipublikasikan selama era Perang Dunia II, dan 3.500 di antaranya merupakan komik superhero.
Komik superhero bahkan laris manis terjual karena ceritanya dianggap sesuai dengan kondisi nyata yang terjadi. Kisah Superman dan Captain America, masing-masing, bahkan bisa terjual lebih dari 1 juta kopi per bulan selama Perang Dunia II. Dari Bleedingcool, sejarawan Mike Benton menyebut, 44 persen tentara dalam pelatihan dasar adalah para pembaca komik.
Kisah dalam komik superhero, menurut Russell, membawa mereka yang tak bisa ikut berjuang merasakan (jiwa) ayah, suami, dan teman-teman di medan perang sana, lebih dekat pada mereka.
Kemudian di masa perang dingin, ketika ketegangan antara Amerika dan Uni Soviet terjadi, komik-komik superhero yang lahir antara lain Fantastic Four, Hulk, Spider-Man, dan X-Men yang banyak menceritakan asal mula kekuatan mereka dari radiasi atomik dan sejenisnya.
Sementara itu, superhero mulai diangkat ke layar sejak tahun 1941 berupa 12 judul serial Adventures of Captain Marvel. Menyusul di tahun 1943 serial Batman dengan 15 judul dan Captain America pada tahun 1944. Superman sendiri mulai naik layar pada tahun 1949.
Para superhero ini benar-benar difilmkan untuk layar lebar pada tahun 1978 dimana Superman yang digarap Richard Donner menjadi salah satu produksi paling mahal kala itu, dilansir dari Rolling Stone. Setelah sejumlah sekuelnya dirilis, Batman yang dibesut sutradara Tim Burton dan menggaet Michael Keaton sebagai aktornya muncul pada tahun 1989.
Popularitas superhero makin cemerlang sejak satu dekade belakangan, seiring dengan kesuksesan yang dibuat film-film jagoan super ini menjadi blockbuster dan berkembang menjadi produk budaya pop lain, termasuk mainan, video game, dan sebagainya.