SOROT 499

Keranjingan Superhero

Superhero Avengers: Infinity War
Sumber :
  • Instagram.com/@marvel

Sri Asih sendiri sudah pernah difilmkan, berdasarkan data di situs filmindonesia.or.id. Film ini dibuat oleh Turino Djunaidy yang bertindak sebagai produser sekaligus sutradraa. Namun sayangnya, Bumilangit sendiri mengaku tak pernah mendapatkan wujud film dari karakter tesebut.

img_title Sinopsis Film Madame Web, Berbeda dengan Versi Komik?

Dari sekian banyak karakter yang ada di Bumilangit, film Gundala adalah salah satu yang segera hadir dalam waktu dekat. Film ini baru mengumumkan sutradaranya, Joko Anwar, dan akan segera memberi kabar terbaru terkait daftar pemainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gundala

img_title Bukan Cuma Menghibur, Ini 4 Manfaat Nonton Film Superhero untuk Kesehatan Mental

Selain Gundala, Indonesia juga siap menyambut perilisan film Wiro Sableng 212 yang rencananya akan dilepas akhir tahun 2018. Film ini bahkan diproduksi Lifelike Pictures bersama studio Hollywood, 20th Century Fox. Tak seperti Gundala, superhero berkekuatan petir, Wiro Sableng sebenarnya termasuk ke dalam kategori pendekar. Namun, keduanya menjadi film laga jagoan Indonesia yang paling dinantikan sejauh ini.

Mengapa film-film superhero baru mulai muncul lagi sekarang? Menurut Andy, kondisi perfilman Indonesia yang sedang menanjak menjadi salah satu faktornya. Tren makin tingginya antusiasme terhadap film-film superhero Hollywood pun memicu Bumilangit dan para filmmaker untuk menggarap film superhero lokal.

img_title Film Blue Beetle Tayang Hari ini, Sajikan Aksi Superhero yang Menyentuh

"Penontonnya semakin banyak untuk film lokal. Aku lihat sekarang dengan adanya superhero Marvel, penonton juga menantikan film superhero lokal," katanya menerangkan.

Andy menambahkan, sudah waktunya Indonesia mengangkat karakter komik sendiri, sebab, para superhero lokal tersebut sudah lahir sejak 40-50 tahunan, tak kalah tuanya dari DC dan Marvel.

Noorca Massardi pun memandang, Indonesia sebenarnya punya potensi untuk menghasilkan film-film superhero berkelas. Secara sumber daya manusianya, Indonesia punya banyak talenta yang mumpuni untuk memproduksinya. Seperti yang kita tahu, banyak anak bangsa yang bekerja di balik film-film superhero Hollywood, seperti bagian efek visual dan sebagainya. Kendalanya, memang dari aspek modal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau film biasa misalnya hanya cukup dengan bujet Rp10 miliar, maka kalau untuk film superhero itu bisa sampai Rp100 miliar. Jadi kendala utamanya ya karena belum ada yang berani keluar modal segila itu," ujarnya.

Produser film Wiro Sableng 212, Sheila Timothy, meski tak mau mengungkapkan dana pasti untuk filmnya, namun mengiyakan bujet yang besar tersebut. Sementara Andy Wijaya, mengatakan, akan melihat adegan-adegan mana yang memerlukan efek visual dengan bujet yang mahal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut