Busana Kemerdekaan ala Selebritis Indonesia
- Instagram Krisdayanti
VIVA.co.id – Seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, bersuka cita merayakan momen Kemerdekaan, tepat di hari Kamis, 17 Agustus 2017. Walaupun usia kemerdekaan bangsa ini tak muda lagi, 72 tahun, namun, semangat cinta Indonesia harus terus dikobarkan.
Dulu pemuda berperan sangat penting bagi masyarakat karena di tangan mereka nasib bangsa ini diperjuangkan. Peran pemuda saat ini memang tidak seperti dulu melawan penjajah, tetapi pemuda di zaman serba modern, punya cara tersendiri untuk membangkitkan semangat cinta Tanah Air nya.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan dan membangkitkan kembali rasa cinta pada NKRI. Sejarawan Asep Kambali pun menyatakan, bahwa bangsa Indonesia ialah bangsa yang kaya akan seni dan budaya sebagai produk kebahagiaan hasil dari kehidupan masyarakat Indonesia yang menunjukkan karakter masyarakat yang senang bermain dan kreatif.
Hal itu pun kata dia, bisa dilacak dari sejumlah bukti sejarah yang ada di Indonesia, salah satunya, motif kain tradisional seperti ulos dan motif batik yang menggambarkan berbagai kisah tentang konsep senyum dan kebahagiaan.
“Senyum sebagai manifestasi dari warisan budaya bangsa Indonesia juga dapat terlihat dari bukti sejarah di relief candi Borobudur dan motif kain tradisional seperti ulos dan motif batik yang menggambarkan berbagai kisah tentang konsep senyum dan kebahagiaan," ungkap Asep saat ditemui di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu 16 Agustus 2017.
Warisan yang Mendunia
Tak hanya sebagai warisan budaya, kain nusantara atau banyak disebut sebagai wastra nusantara juga menjadi bagian dari sejarah yang membanggakan bangsa. Kecantikannya, bahkan memukau masyarakat dunia. Beberapa waktu lalu, pameran dan pagelaran busana wastra Indonesia di Rond de Grote Kerk 12 Den Haag, Belanda mendapat apresiasi dari warga Eropa. Sebanyak 320 tamu undangan perwakilan dari berbagai negara menghadiri acara yang digelar pada 25-26 Juli 2017 lalu.
Selain tamu diplomatik, pameran dengan mengusung tema Batik Indigo dari Yogya untuk Dunia dan Traces of Gianyar Heritage City, itu juga dihadiri pecinta batik, pengamat fesyen, pengusaha ekspor-impor pakaian, sosialita, budayawan hingga pecinta wastra Nusantara. Kuasa Usaha ad interim Ibnu Wayutomo dalam sambutannya ketika itu mengatakan, pameran wastra Indonesia kali ini adalah yang terbesar di Eropa dalam tiga tahun terakhir dan yang membuatnya istimewa adalah kandungan seni budaya tinggi dengan teknik pewarnaan yang ramah lingkungan.