Logo BBC

Pangeran Harry Takut Meghan Markle Alami Nasib seperti Putri Diana

Pangeran Harry dan Meghan Markle
Pangeran Harry dan Meghan Markle
Sumber :
  • Instagram/sussexroyal

Pangeran Harry menegaskan dirinya akan "selalu" melindungi keluarganya, dan menambahkan dirinya "tidak akan bersedia dipaksa mengikuti permainan sama yang telah membunuhnya".

Berbicara pada sebuah dokumenter saluran televisi ITV, Harry yang bergelar resmi Duke of Sussex tersebut mengatakan dia tidak akan "mengulangi masa lalu".

Sementara itu, Duchess of Sussex, gelar resmi istrinya, mengatakan teman-temannya di Inggris telah memperingatkan dirinya untuk tidak menikahi Harry karena perhatian berlebihan dari media.

Pasangan keluarga kerajaan tersebut diwawancarai oleh wartawan stasiun televisi ITV, Tom Bradby, saat melakukan kunjungan ke Afrika Selatan pada bulan September.

Pangeran Harry, 35 tahun, ditanya apakah dia khawatir istrinya, Meghan, akan mengalami "tekanan perhatian" yang sama seperti ibunya, Diana, Princess of Wales, yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada tahun 1997.

Dia mengatakan, "Saya akan selalu melindungi keluarga saya, dan saya sekarang memiliki keluarga yang (harus) dilindungi.

"Jadi semua yang dia (Diana) alami, dan apa yang terjadi padanya, membuat apa yang terjadi setiap hari menjadi sangatlah penting, dan ini bukan berarti saya paranoid, ini karena saya tidak ingin mengulang apa yang terjadi di masa lalu."


Diana, Princess of Wales, dikejar-kejar media. - PA Media

Terkait dengan sejumlah laporan surat kabar mengenai masalah antara pasangan ini dan Duke dan Duchess of Cambridge, Pangeran Harry mengatakan dirinya dan saudara laki-lakinya Pangeran William mengalami "hari-hari baik" dan "hari-hari buruk".

Dia menambahkan, "Kami bersaudara. Kami akan selalu bersaudara.

"Saat ini kami memang ada di jalur yang berbeda, tetapi saya akan selalu membantunya karena saya mengetahui dia selalu bersama saya."


Duke dan Duchess of Sussex menuntut diakhirinya apa yang mereka sebut sebagai "propaganda tanpa henti." - PA Media

Harry kemudian menceritakan kesehatan jiwanya dan caranya menangani tekanan hidup sebagai hal "selalu harus ditangani".

Dia mengatakan, "Sebelumnya saya pikir saya sudah tidak menghadapi masalah lagi dan kemudian hal ini muncul kembali, dan ini adalah sesuatu yang saya harus atasi."

Lawatan Afrika adalah kunjungan kerajaan pertama bagi Pangeran Harry, Meghan dan anak laki-laki mereka, Archie, sebagai keluarga.

Meghan yang menikahi Pangeran Harry di Istana Windsor pada bulan Mei 2018 dan Archie dilahirkan pada tahun ini, berbicara tentang pengalamannya sebagai anggota keluarga kerajaan sejak pernikahan tersebut.

Anal is is wartawan BBC masalah kerajaan, Jonny Dymond

Harry telah belajar menjadi diplomatis.

Tetapi kata-katanya terkait dengan saudara laki-lakinya memastikan bahwa mereka sudah tidak dekat lagi, karena kehidupannya sudah berubah. Tentunya, mereka tetap saling menyayangi. Tetapi berbagai hal telah berubah.

Meghan adalah seseorang yang pandai berkomunikasi dan pesannya terkendali, dipikirkan dengan baik dan disampaikan secara cerdas.

"Saya tidak pernah berpikir ini akan mudah," katanya terkait dengan liputan koran tabloid, "tetapi saya berpikir (liputannya) akan berimbang". Dia jelas takut terkait dengan liputan tentang dirinya dalam beberapa bulan terakhir.

Inggris membanggakan diri sebagai berimbang dan pilihan kata-katanya menyakiti.

"Apakah ini sebuah perjuangan?" Tom Bradby mengejarnya. "Ya," kata Meghan. Harry mengakui dirinya masih berjuang mengatasi masalah kejiwaannya.

Pasangan ini mengalami dan membicarakan tekanan tersebut dan Harry sekarang melihat bayang-bayang ibunya di setiap kamera, setiap berita utama. Ini adalah sebuah cerita yang sangat tidak bahagia.

Ini agak aneh. Karena mereka banyak disukai dan - dengan semangat Harry dan latar belakang Meghan - mereka terus "menyentuh" berbagai hal yang tidak pernah dicapai anggota lain keluarga kerajaan.

Tetapi sekarang terjadi ketidakpuasan mendalam yang berlarut-larut.

Mantan aktris kelahiran AS ini mengatakan "sulit" untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan kerajaan, sambil menambahkan dirinya tidak siap dengan intensitas perhatian berlebihan dari media tabloid.

"Ketika saya pertama kali bertemu orang yang sekarang menjadi suami saya, teman-teman sangat gembira karena saya begitu bahagia," katanya.

"Tetapi teman-teman Inggris saya mengatakan kepada saya, `Pastinya dia orang yang sangat baik tetapi Anda seharusnya tidak melakukannya karena tabloid Inggris akan menghancurkan kehidupan Anda."

Meghan juga mengatakan lewat program tersebut bahwa adalah sebuah "perjuangan" untuk hamil dan menjadi seorang ibu baru di tengah-tengah perhatian berlebihan dari media.


Duke dan Duchess mengunjungi Afrika Selatan bulan lalu dengan anak mereka Archie. - Getty Images

Dokumenter berjudul Harry & Meghan: An African Journey disiarkan saluran televisi ITV pada hari Minggu malam (20/10) di Inggris.

Pada bagian akhir dokumenter tersebut, Duke dan Duchess mengajukan gugatan hukum terhadap media.

Meghan menuntut koran Mail on Sunday karena menerbitkan surat-surat pribadi tanpa seizinnya.

Pangeran Harry mengajukan tuntutan terpisah di Pengadilan Tinggi terhadap pemilik Sun, News of the World yang sekarang sudah tidak terbit, dan koran Daily Mirror, terkait dengan dugaan penyadapan percakapan telepon yang dilakukan lebih sepuluh tahun lalu.